Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Minggu, 27 Januari 2013

Sisi seorang Ayah

gambar: panoramio.com

Dalam blog ini setidaknya sudah ada 3 tulisan tentang ibu, maka untuk adilnya saya akan coba menulis tentang seorang Ayah. Ya ini juga mungkin sudah sesuai dengan sunnah Rasul tentang berakti kepada kedua orangtua :  ibumu..ibumu..ibumu...kemudian Ayahmu.

Bersyukurlah kita yang masih bisa melihat dan merasakan sosok seorang ayah, apalagi ketika kedua orang tua kita masih hidup sampai hari ini. Ada banyak juga saudara kita yang tidak sempat merasakan lama kehangatan seorang ayah, atau bahkan hanya bisa melihat foto sang ayah. Terlepas dari itu sejatinya ayah kita selalu ada. Walaupun ia telah meninggal, ia membekas di guratan wajah kita yang kata orang mirip, ada di DNA kita bahkan sebagian sifatnya ia tularkan kepada kita. Like father like son. Selalu ada alasan untuk merasakan ayah kita selalu ada.

Sabtu, 17 November 2012

Liebster Awards...



Beberapa hari yang lalu dapat kiriman pesan dari tetangga sebelah, yang rumahnya ijo itu loch…Salkiinside, katanya ada Award.. pikirku award apaan…? ternyata Liebster award.. saya tidak tahu harus mesti tersanjung atau tersinggung… hahaha… Award macam ini tahun lalu sudah banyak saya lihat bertebaran di blog (tetangga sebelah)… semacam award berantai… pengen sih dulu dapat… tapi mustahil bagi blog yang pengunjungnya ndak sampe 50 setiap minggunya…hehehe… Daripada malam minggu ndak ada kerjaan (nasib jomblo bahagia) mari kita kerjakan soal-soal ini yang saya lihat lebih susah dari Ujian akhir biostatistik sekalipun….hehehe…

lihat aturan mainnya dulu ya…
1. Tiap orang yang kena tag harus menulis 11 hal tentang dirinya.
2. Jawab pertanyaan dari orang yang nge-tag kamu.
3. Bikin 11 pertanyaan baru buat orang yang ingin kamu tag.
4. Cari 11 orang yang 'beruntung' itu, trus link-kan ke postinganmu.
5. Kasih tau mereka kalo mereka tuh 'beruntung' dapet award ini.
6. Dilarang tag balik.

Senin, 17 September 2012

Catatan singkat perjalanan 2 Tahun


Dua Tahun di Yogya memberikan banyak cerita. Yogja tempat belajar sekaligus tempat jalan-jalan hehehe. Banyak ilmu yang sy dapat  baik dari kuliah maupun dilapangan. Saya dulu termasuk mahasiswa paling malas waktu S1, temen-temen pada kuliah saya malah urus organisasi di luar, jadi banyak ketinggalan mata kuliah, Cuma tau kulit-kulitnya saja, jadi pas dapat banyak teori dari dosen di S2.. saya cuma bisa bilang ooooo…gitu toch ternyata…. ternyata harus banyak baca memang. Di Lapangan (dinas kesehatan Gunungkidul) dunia baru bagi Fresh Graduate sehingga di awal-awal cukup lama beradaptasi, disini saya bisa tahu tentang program-program kesehatan di Dinkes, bagaimana surveilans itu, bagaimana penyelidiki KLB di Dinkes, program-program puskesmas dan termasuk bagaimana membuat SPPD yang baik dan benar hahahaha…. :D
Di Lapangan itu Learning by Doing jadi betul-betul ilmu itu didapat dari pengalaman, jadi jangan heran kalau tugas lapanganku itu tidak ada yang bagus-bagus amat. Karena yang namanya pengalaman ilmunya baru didapat setelah kita menyelesaikan laporan tugas lapangan dan menertawai tugas lapangan kita masing-masing.. ilmu dari kesalahan yang berulang-ulang selama 6 kali hahaha….
Yogja juga menjadi tempat jalan-jalan yang keren…saya tidak tahu betapa streesnya mahasiswa FETP kalau dia tidak mengimbangi dirinya dengan kegiatan jalan-jalan dan makan-makan. walaupun setelah itu kita strees lagi di depan laptop melihat tugas lapangan yang tidak selesai-selesai…. Hahaha…
Kebersamaan juga terasa ketika saya dan teman-teman yang fresh graduate (masih muda) butuh kasih sayang orangtua di Yogja…hahaha… maka secara alamiah dipilihlah bu sri astuti sebagai ibu angkat (mamake) sebagai tempat keluh kesah..walaupun dia juga sering berkeluh kesah sama kami anak-anaknya… Tapi alasan sebenarnya adalah kadang uang bulanan kami terlambat, sehingga biasanya kami harus numpang makan di tempat mamake, saya tidak tahu, makanan apapun yang dimasak mamake selalu enak (semua mengakui ini) kalau tidak, nanti tidak dikasi makan lagi masalahnya…hehehe Pisss mamake
Finally apapun itu saya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua teman-teman FETP atas kebersamaannya selama ini, saling membantu dan mendoakan sehingga kita bisa melewati semua ini. Hanya persoalan waktu kapan mengakhirinyaa… Semoga suatu saat kita bisa berkumpul lagi melepas rindu-rindu kita…di waktu dan tempat yang berbeda… amiiin..

Rabu, 30 Mei 2012

Tuhan sembilan Senti


Oleh Taufiq Ismail
Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok, hansip-bintara- perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na'im sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Sabtu, 19 Mei 2012

bersih-bersih rumah

waduh..rumahnya kotor banget, ternyata sudah 4 bulan lebih saya tinggalkan...
selama 4 bulan saya hanya memposting kesunyiaan disini....
selama 4 bulan saya pindah ke rumah yang namanya proposal, penelitian, tesis
selama 4 bulan sibuk di lapangan ngurusin nyamuk, ngurusin ovitrap....
maafkan saya membuat traffic kunjungan rumah maya IDN menjadi turun...
mudah2an tesis ini cepat selesai...saya bisa kembali kerumah maya IDN untuk corat coret di tembok lagi...

(bersih-bersih rumah..... :D)
 
 
Blogger Templates