Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
Tampilkan postingan dengan label Ruang Santai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ruang Santai. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Mei 2012

bersih-bersih rumah

waduh..rumahnya kotor banget, ternyata sudah 4 bulan lebih saya tinggalkan...
selama 4 bulan saya hanya memposting kesunyiaan disini....
selama 4 bulan saya pindah ke rumah yang namanya proposal, penelitian, tesis
selama 4 bulan sibuk di lapangan ngurusin nyamuk, ngurusin ovitrap....
maafkan saya membuat traffic kunjungan rumah maya IDN menjadi turun...
mudah2an tesis ini cepat selesai...saya bisa kembali kerumah maya IDN untuk corat coret di tembok lagi...

(bersih-bersih rumah..... :D)

Minggu, 08 Januari 2012

Kadang ada wangi dan lagu yang mengingatkan kita pada masa lalu

Wangi dan Lagu kadang menjadi mesin waktu buat kita
Pernah tidak, kamu  ketika mencium salah satu wangi… tiba-tiba memorimu berputar kebelakang,dan berhenti pada salah satu moment dalam hidupmu.. Kenangan atau seseorang. Seolah-olah wangi itu hanya punya moment itu atau orang itu saja. Dan kamu hanya bisa tersenyum manis mengingatnya.

Saya Cuma ingat beberapa… Salah satunya ketika saya mencium wangi rapika Cool Blue, tidak tahu kenapa saya tiba-tiba ingat waktu KKN di Pinrang, ingat posko, ingat teman-teman KKN, ingat semua pengalaman itu…dan ingat ketika menyetrika baju tentunya… hahaha…. Dan terakhir saya Cuma bisa tersenyum mengingat semuanya. Ada lagi… ketika saya mencium Biore anti acne yang merah… pasti langsung ingat masa SMP.. ingat masa-masa sekolah, ingat waktu jerawatan… bukannya jerawat berkurang malah bertambah (korban iklan) hahaha… dan mungkin masih ada lagi, tapi lupa..dan akan teringat lagi ketika tercium wangi itu… 

Indera pendengaran tak kalah hebat menyimpan memori dibandingkan indera penciuman, Kadang lagu juga membuat memori kita tiba-tiba ingat sesuatu. Salah satunya lagu menghapus jejakmu (PeterPan)… pasti Ingat masa-masa PBL I, soalnya hampir setiap hari di posko lagu itu diputar, oh..iya..satu lagi yang sering di putar di posko PBL, Tilawah Surah Ar Rahman (Misyari Rosyid) biasanya habis subuh atau sebelum magrib, tapi paginya atau habis magrib… pasti PeterPan lagi. Ada lagi, Lagu Nasyid SNADA, pasti langsung ingat waktu pesantren kilat SMA, atau Lagu Pupus DEWA… kalau ini ingat seseorang waktu SMA… (siapa tuch… ada dech…) hahaha… :D

Mungkin memang kita perlu menyiapkan wangi khusus atau lagu sebagai sountradck di setiap moment dalam hidup kita, yang kita anggap indah… yang patut dikenang, sehingga ketika kita ingin senyum-senyum sendiri,  kita cukup mencium aroma itu atau putar lagu itu… gimana..?
Wangi dan lagu apa yang mengingatkanmu pada masa lalu…?

Sabtu, 09 Juli 2011

memanjakan otak kanan


Tiga minggu berada didepan komputer mengerjakan laporan lapangan membuat otak kiriku menjadi jenuh... sementara otak kananku ngambek minta diperhatikan..hehehe. akhirnya memutuskan istirahat sejenak 2 hari sebelum melanjutkan laporan yang lain untuk memanjakan otak kananku... (mencoba adil) hufth.. meng-agendakan 2 hari bersama otak kanan ternyata susah juga..bawaannya...masih kepikiran laporan yg belum kelar-kelar...ckckck..

akhirnya memutuskan membaca Novel "PERAHU KERTAS" yang sudah lama tak tersentuh, Novel ini sudah lama sy tahu..tapi kok baru pengen baca ya.. ternyata novelnya bagus banget,inspiratif..lagi-lagi tentang mimpi anak muda, sy senang novel2 seperti ini.
Dee..sang penulis betul-betul beda disini..Lain dengan tulisan-tulisannya yang lain seperti serial -SUPERNOVAnya- ini lebih ringan dibaca..lumayanlah untuk memanjakan si otak kananku...

aktivitas lainnya selain baca novel.... memutuskan jalan2 keluar cari inspirasi. Saya memutuskan ke bioskop, menonton SERDADU KUMBANG yang sudah 3 minggu tertunda sejak tayang perdananya, Setelah menonton, saya betul-betul nyesel.. nyesel tidak menontonnya sejak tayang perdana, minimal minggu pertama lah..hufth tapi saya bersyukur untung filmnya belum keluar bioskop.. hehehe..
filmnya mengangkat tema pendidikan, sosial masyarakat dan anak-anak ini betul-betul memberi insipirasi dan pelajaran buat kita, film ini boleh dibilang pintar dalam mengkritik system pendidikan kita selama ini. Ditambah lagi sinematografi ala Alenia Pictures yang memanjakan mata, memotret latar alam Indonesia, kali ini daerah Sumbawa NTB.. menyadarkan bahwa Indonesia itu indah, Dua jempol dech.. buat Alenia Picture. Salut juga buat konsistensinya menghadirkan film anak-anak yang berkualitas (Denias, King, Tanah air Beta).

Setelah puas nonton aktivitas terakhir untuk memanjakan otak kanan ini adalah melatih tangan untuk membuat papercraft sendiri.. setelah iseng2 browsing di google "pola papercrfat" ternyata banyak juga... pola papercraft yg bisa di download sendiri trus.. di print.. boleh juga nanti kapan2 sy download,jadi ndak usah beli lagi

tapi sy tertarik sebuah situs yang namanya avatar**** ditempat ini kita bisa pesan untuk dibuatkan pola avatar kertasnya yg mirip wajah kita...kayaknya lucu dan unik, akhirnya pesan on-line, kemudian cuma sehari polanya udah jadi..

terus sy print...gunting..lem... sendiri..jadi dech avatar kertas diriku..hahaha..
Walaupun ndak terlalu mirip karena aslinya lebih ganteng.. tapi ndak apa2lah.. yang penting lucu...lumayan buat pajangan..hehehe..

-Gimana my "right brain" udah ndak ngambek lagi khan,hehehe...-

Now..kembali ke otak kiri..mencari inspirasi buat menulis laporan lagi...(Sebelum ia ngambek..) :D

Senin, 04 Juli 2011

Teman Kerja Tugas



Lama tidak posting karena disibukkan dengan tugas lapangan dan membuat laporan
untung ada teman-teman yang menemani dan menyemangati ketika buat laporan..hehe..
kenalkan, ini Danbo, Conan & Angry Birds...

Selasa, 31 Mei 2011

Aku dan Ransel Hitamku



Ransel hitamku… 4 tahun yang lalu waktu aku menemukanmu di sebuah toko Tas perlengkapan “Adventure”. Selain karena uangku pada saat itu hanya pas untuk membelimu, Aku memilihmu karena ku yakin kau kuat menemaniku… kemana-mana.
sekarang kamu sudah tak sehitam dulu, bagian atasmu sudah kecoklatan..dipudarkan matahari, dengan sedikit sentuhan corak abu-abu dari debu jalanan, entah kapan aku terakhir mencucimu… hahaha...
MySpace
Kau menemaniku 3 tahun selama kuliah di FKM Unhas, isimu tidak kurang dari 3kg setiap hari membuat pundakku mungkin turun 3cm selama 3 tahun itu… Laptop, buku-buku, alat tulis, laporan, hardisk, flashdisk,…mengisimu, dan membuatku lelah ketika harus membawamu kesana kemari, naik turun 3 lantai ketika mengurus tugas akhir di semester-semester akhir..hufthhh….
MySpace
Kau juga sering menemaniku jalan-jalan, bertualang, atau ketika survei di beberapa daerah. Sangat senang bisa bersamu…,kayaknya seperti ada yang hilang ketika tidak membawamu jika aku pergi.hehehe,…

Sampai ketika aku berangkat ke Jogja untuk melanjutkan pendidikan, akupun membawamu..padahal aku bisa saja menggantimu dengan yang lebih bagus.. tapi ya.. aku tetap memilihmu sebagai teman, menemaniku lagi melanjutkan petualangan bersama di Jogja, kuliah dan menyelesaikan tugas lapangan. Kuharap kau masih kuat, walaupun kemarin baru kulihat ada robekan di bagian bawahmu, entah sudah berapa lama kau merahasiakannya,.. mungkin kau takut jika aku tahu kemudian menggantimu. Tenang aja…
Insya Allah aku ingin kau menemaniku sekali lagi, menyelesaikan Masterku… Setelah itu Beristirahatlah…
MySpace

Rabu, 11 Mei 2011

Berbagi Keceriaan


Setelah kita belajar cuek.. sekarang belajar peduli..hehehe…dengan berbagi keceriaan..ok!
Pengalaman hidup manusia yang panjaang menjelaskan bahwa orang yang mampu mencapai kedudukan yang tinggi adalah orang yang memberi nasehat kepada orang lain dengan ilmu yang bermanfaat atau yang mau melepaskan orang lain dari himpitan masalah, memudahkan orang yang kesulitan dan orang yang mau mengeluarkan apa saja miliknya untuk membahagiakan orang lain. Orang yang mendapatkan posisi mulia dari sisi Rabbnya adalah orang memiliki seni membagi keceriaan dari jiwanya yang jernih.
Perhatikanlah kedudukan mulia itu ketika seseorang sahabat Nabi saw yang menerima seorang tamu, tapi ingin sekali memuliakan tamunya tersebut dan membuatnya gembira padahal dia tidak punya makanan kecuali hanya sedikit. Sahabat itu kemudian mematikan lampunya, dan lalu dia berpura-pura seakan sedang ikut makan hingga tamunya menghabiskan makanan yang terhidang di depannya sampai kenyang.
Dan Al Quran pun turun untuk merekam perbuatan itu yang mungkin dianggap remeh oleh mata manusia namun berat dalam timbangan kepahlawanan, prinsip dan makna. Karena itulah Allah swt mengangkat derajat shaabat tersebut dengan perbuatannya, seperti ditegaskan dalam firmanNya, “Dan mereka mengutamakan (muhajirin) atas dirinya sendiri, meskipun mereka juga memerlukan (QS. Al Hasyr:9)
Rasulullah saw bersabda :Sesungguhnya di antara amal shalih yang paling dicintai Allah adalah memasukkan keceriaan di hati seorang mukmin, melepaskannya dari kesedihan, membayarkan Utangnya, dan memberinya makan dari kelaparan (HR. Baihaqi)
Hadist lain juga menyebutkan bahwa “Siapa yang menyisipkan keceriaan ke dalam sebuah penghuni rumah dari kaum muslimin, Allah tidak rela pahala baginya kecuali surga (HR. Thabrani dan Aisyah ra)
Begitu muliannya perbuatan sederhana ini, kita sisa menumbuhkan sifat peduli, berbagi, walaupun sedikit, walaupun kita juga butuh, Insya Allah.. kita hanya perlu YAKIN bahwa semua itu aka nada gantinya yang lebih baik… Mari Menularkan keceriaan,

Rabu, 13 April 2011

Belajar Cuek


Saya punya banyak teman yang sifatnya cuek abis, Mereka kebanyakan mudah mengatasi kesedihan yang mereka alami,karena sifat “Cueknya, ah..masa modoh” itu sudah terjadi. “Lupakan sajalah!”.

Jika mereka merasa sedih mereka hanya bersedih sesaat, tetapi besoknya sudah senang kembali karena mereka tidak begitu memasukkan segalanya ke dalam hati… “Gimana sih…jadi orang cuek sepertimu???” tanyaku.
“Gini caranya..” dia Jelasin

1.Mengangap semua persoalan menjadi ringan
“bila sebuah tantangan yang berat dianggap sebagai sesuatu hal yang biasa, maka tantangan itu akan ringan”
Jika manusia menggangap ringan semua masalah, masalah tersebut akan benar-benar jadi ringan. Kamu bisa mengatasi masalah apapun dengan mudah dan hati yang lapang, walaupun sebenarnya masalah tersebut sangat besar.

2.Teruss yang kedua Tidak memasukkan semua hal kedalam hati
Biasanya jika kita terlalu perasa dan memasukkan semua hal kedalam hati, itu malah akan membuat hati kita mudah sakit dan kecewa. Tidak semua hal itu berhubungan dengan anda, jadi jangan terlalu perasa lah… atau terlalu ge-er.

3.Jangan peduli terhadap hal-hal yang belum benar
Ada hal-hal yang sebenarnya tidak perlu kita pedulikan, omongan tidak benar, perbuatan yang mudharat, gossip, fitnah dan kawan-kawannya dech. Tidak ada manfaatnya bagi kita.. Abaikanlah

4.Terakhir kita harus mudah melupakan dan memaafkan
Jangan suka memendam perasaan terlalu lama, apalagi rasa kesal. Lupakanlah saja apa yang sudah terjadi.. toch tidak ada makhluk tuhan yang Suci banget di dunia ini, semua pasti punya salah. Anggap saja itu angin lalu, yang baru saja meniup kita. Jangan simpan di dalam hati...maafkanlah dia, mereka yang mungkin pernah bersalah pada kta. Insya Allah hati kita akan bebas dan tidak terikat kepada orang itu..
So..Jangan masukkan semua Hal kedalam hati…yang baik-baik saja, yang indah-indah saja
And Cuek Aja…..

A.K

Rabu, 06 April 2011

Si Axioo


Ada apa lagi dengamu...Beberapa program tidak bias jalan, tidak bisa di install, terblokir, tidak bias ter Shut-down, baterai drop, virus menyerang dokumen….ckckck… makin parah aja
Hufth…Setelah mencoba merawatnya..mengobatinya… beberapa hari ini.. ternyata virus yang menyerang si axioo semakin ganas…penyakitnya memarah…baru kali ini saya harus angkat tangan..tak mampu lagi menanganinya.. dia harus di rujuk..masuk ICU dulu… bermalam beberapa hari… di treatment oleh yang lebih spesialis..semoga dia bisa menyembuhkanmu…. maaf selama ini tidak mampu menerapkan ilmu preventif di dirimu….mencegah virus yang masuk di dirimu…kamu memang butuh istirahat..setelah beberapa minggu saya memaksamu begadang, bekerja hampir 24 jam non-stop..hehehe… maaf ya Met Istirahat dulu…semoga lekas sembuh ya….saya butuh dirimu di Lapangan...Please..

Minggu, 03 April 2011

Kesepasangan


Pernahkah kita menyadari bahwa kita dapat merasakan segala sesuatu yang menguntukngkan (Pintar, soleh, berani, tawadhu, kaya…) karena jasa segala hal yang merugikan (Bodoh, kafir, takut, serakah, miskin….) ?

Jika kita merasa nikmat menjadi orang pintar atau orang kaya sesungguhnya nikmat itu berkat pasangan dari pintar yakni “bodoh”. Artinya, jika kita tidak pernah merasakan bodoh, secara alamiah kita tidak akan merasakan pintar sebagai suatu kenikmatan.

Ini sama persis dengan malam hari yang terasa dingin karena kita merasakan panas pada siang hari. Begitupun dengan keberaniaan yang terasa memukau karena kita entah kapan, mengenal ketakutan yang melumpuhkan.

Inilah salah satu elemen penting yang menjadi faktor terselenggaranya kehidupan di dunia. Elemen ini menjadi penting sebab Allah menciptakannya sebagai hukum kesepasangan. Sebagai konsekuensi alamiahnya. Hukum ini tidak menngenalkan kita kepada ketunggalan. Oleh karena itu kita tidak mungkin hidup tanpa kebodohan sebab tanpanya tak mungkin ada kepintaran.Apakah kita sanggup hidup terus menerus pada malam hari ? ya…ngak mungkin khan

Hukum kesepasangan ini kemudian mengajarkan kita pada pengenalan kita tahu dingin karena ada panas kita mengenal malam karena ada siang tanpa panas dan siang tidak ada istilah malam dan dingin dalam kehidupan ini.

Kita juga diajarkan untuk tidak saling meniadakan sebab dengan meniadakan kesepasangan sama artinya dengan menentang kehidupan. Makanya jangan meniadakan orang bodoh jika ingin ada orang pintar. Jangan meniadakan orang kafir jika ingin ada orang mukmin dan kebahagiaan, Itulah mungkin alasan mengapa Tuhan mengutus nabi-nabi dengan bekal kitab-kitab, sekaligus menakdirkan kehidupan mereka dalam putaran roda kehidupan ini, (Kadang di atas kadang dibawah).

Jumat, 25 Maret 2011

Home SicK


Ahh..dasar anak rantau baru 7 bulan merantau…sudah mau pulang..(pikirku..)
Saya mesti selesaikan mimpi dirantauku dulu sebelum pulang kawan….(pikurku lagi)
Tapi tidakkah kau kasian sama ibumu..bapakmu..saudaramu..yang juga rindu kau…
Hufhht…

ini cerita tentang Keluarga

Keluarga..ia begitu penting dalam hidup kita… Mereka mengelilingi hidup kita, mungkin secara fisik tidak berada disamping kita. Dalam beberapa hal mereka sangat berarti, namun kadang kita tak menyadarinya. Eksistensi kita adalah eksistensi mereka . Sehingga menghargai dan menjaga kehormatan keluarga menjadi tanggung jawab kita.

Maka perjuangan dan kerja keras selalu kita butuhkan untuk mereka dan atas nama mereka, sebagai manusia yang selalu harus kita sayangi dan cintai. Saat ini mungkin keadaan kita sama,,,, jauh dirantau, tidak bersama keluarga, dan orang-orang yang kita sayangi.. mungkin karena kuliah seperti diriku, atau bekerja, atau urusan lain dalam waktu yang cukup lama… Meski berjauhan tapi sesungguhnya kita tidak pernah bias lepas sepenuhnya dari mereka. Sebab setiap orang yang mengenal kita, punya kebiasaan selalu menanyakan asal usul kita, sehingga karena itu kita selalu menyebut mereka, maka apapun yang kita lakukan diluar sana keluarga kita selalu terlibat.

Keluarga adalah tempat kita kembali menata dan memperkuat ruhiyah, menguatkan jiwa kita yang sedang tergoncang. Keluarga tempat kita kembali menyegarkan fisik dan pikiran, manakalah kita sedang merasakan penat dan lelah. Keluarga mengajarkan kita merajut dan memperkokoh ukhuwah, mengajarkan kita membagi sayang, kasih dan cinta. Mereka selalu menjadi motivasi buat kita dari banyak arah…

Ketika Allah memberi kita kesempatan hidup dengan dikelilingi keluarga, maka jangan pernah melihat mereka sebagai beban. Sebab bersama mereka, Allah memberikan banyaak…kenikmatan. Saat Allah swt memanjankan usia kedua orang tua kita, maka akan selalu ada curahan kasih dan saying dari mereka..doa-doa mereka akan kebaikan kita yang pasti selalu didengar Allah swt.Bersukurlah kita..karena tidak semua orang dikarunia kenikmatan seperti itu.
Insya Allah Bulan Puasa Nanti saya Pulang…. :D

Minggu, 29 Agustus 2010

Mencoba Mengertimu "Epid"

Sebagai kausal yang senantiasa berinferensi, pun tak ku tau bagaimana lg kan mengujinya..
Dengan analitik untuk mencarimu atau pun dengan deskriptif untuk menggambarkanmu....
Apakah kau hanya menjadi faktor risiko yang senantiasa diuji untukmembuktikan keberadaanmu??
Sebagai virus yang menginfeksi...terus menjangkiti, hingga akhirnya menjadi sebuah kasus...
"Natural History"....tapi kali ni bukan "of Dissease"...yah....

Layaknya menguji kekuatan hubungan "Strength of Assosiation"..
Menentukan nilai prevalensi mu..tidaklah mudah...
Hanya bisa melihatmu secara retrospektif dengan cross sectional, namun tak juga kutemukan nilai mu..
Entah dengan matriks ordo apalagai kan ku uji....dengan matriks ordo 2x2 pun blm ku temui...
Karenahal ini bukan menyangkut keterpaparan maupun ketidakterpaparan...tapi lebih dari itu...
Haha...mungkin dengn mix metodologi...yah.. butuh penjelasan kualitatif untuk semua ini...butuh "indepth interview" dengan mu...
Tapi....bilamanakah semua itu terjadi?????sedangkan untuk menentukan dimensi-dimensi dari variable mu saja belum dapat kulakukan....
Seperti halnya host yang dipengaruhi oleh agent dan lingkungannya....selalumerangkai Tanya "Siapa", "Kapan". Dan "Dimana"???
Dapat kah saya menemukan determinan mu yang sesungguhnya?? Frekuensitasmu tak terukur lagi...pun telah terdistribusi.
Butuh Vailiditas yang tinngi dan realibilitas untuk menemukan semuanya................
By : Diah DP

Kamis, 22 Juli 2010

Di Dekat Batu itu ada kematian


Sebuah cerita tentang karma, suatu hari seorang anak membawa ayahnya keluar menuju padang pasir untuk maksud yang mungkin tak terkirakan, mengakhiri hidupnya. Sang ayah yang melihat sikap aneh anaknya, pun bertanya “Wahai Aanakku, apa yang kau inginkan dariku?” anak lelakinya itu menjawab, “Aku akan membunuhmu” Anehnya, mendengar anaknya berkata demikian, tak sedikit pun rona kaget tergambar di wajah sang ayah. Ia bahkan berkata, “Nak, jika kamu bersikeras ingin membunuhku, maka lakukanlah disamping batu itu, “Sambil menunjuk sebuah batu yang seperti sudah dikenalinya.
“Sebelum dirimu, dulu aku pernah durhaka kepada ayahku, dan aku membunuhnya di dekat batu itu. Dan ingatlah wahai anakku, kelak kamu juga akan seperti itu, dibunuh pada batu itu oleh anakmu sendiri” Ujar si ayah mengingatkan.
Kisah tragis yang dicuplik dari kitab Al Jaza’min Jinzil Amal di atas, sungguh mengguncang. Di Batu itu ada kematian demi kematian. Perlakuan anak kepada orang tuanya. Lalu tiba saatnya anak itu menjadi tua. Kemudian anaknya memperlakukan hal yang sama seperti yang ia dulu lakukan kepada ayahnya.
Di Dekat batu itu ada kematian. Tapi sebagian rahasianya terletak pada doa buruk dari orang tua untuk anaknya.Mungkin dahulu ayahnya juga mendoakan dirinya akan dibunuh anaknya. Sebagaimana ia kemudian juga menyumpahi dan mendoakan bahw anaknya kelak pun akan dibunuh anaknya.
Memang, tidak semua derita di hari tua seluruhnya karena buah dari perilaku di masa muda terhadap orang tua. Tapi di dekat batu itu, dimana kematian diperkuat dengan doa keliru, harapan buruk, dan keinginan karma yang hendak dilestarikan untuk anaknya, kita belajar tentang arti menjadi muda. Bahwa bukan karena kita menjadi muda kita bias semena-mena merendahkan yang lansia, terlebih mereka adalah orang tua kita. Sebab kita bias memilih untuk berbuat baik, menyanyangi sepenuh hati orang-orang tua, sebagaimana bila kita adalah orang tua, dan kita bias memilih untuk Berdoa yang baik untuk anak-anak kita.
Tarbawi

Bila Tiba Waktu Merpisah


Di bawah naungan langit biru dengan segala hiasannya yang indah tiada tara
Di atas hamparan bumi dengan segala lukisannya yang panjang terbentang
Masih kudapatkan dan kurasakan
Curahan rahmat dan berbagai ni'mat
Yang kerap Kau berikan
Tapi bila tiba waktu berpisah
Pantaskah kumemohon diri
Tanpa setetes syukur di samudera rahmat-Mu

Di siang hari kulangkahkan kaki bersama ayunan langkah sahabatku
Di malah hari kupejamkan mata bersama orang-orang yang kucintai
Masih kudapatkan dan kurasakan
Keramaian suasana dan ketenangan jiwa
Tapi bila tiba waktu berpisah
Akankah kupergi seorang diri
Tanpa bayang-bayang mereka yang akan menemani

Ketika kulalui jalan-jalan yang berdebu yang selalu mengotori tubuhku
Ketika kuisi masa-masa yang ada dengan segala sesuatu yang tiada arti
Masih bisa ku menghibur diri
Tubuhku kan bersih dan esok kan lebih baik
Tanpa sebersit keraguan
Tapi bila tiba waktu berpisah
Masih adakah kesempatan bagiku
Tuk membersihkan jiwa dan hatiku

Setiap kegagalan yang membawa kekecewaan
Setiap kenyataan yang menghadirkan penyesalan
Masih kudengar dan kurasakan
Suara-suara yang menghibur
Tuk menghapus setiap kecewa dan sesal
Tapi bila tiba waktu berpisah
Adakah yang akan menghiburku
Akankah aku pergi tanpa kekecewaan dan penyesalan


 
 
Blogger Templates